Langsung ke konten utama

Tugas 5

 Nama : Siami Mifta Fitri

NIM    : 21051115

Prodi  : Sistem Informasi


Soal! 

1. Apa itu konstituen dasar dan intonasi final, berikan contohnya! 

2. Jelaskan perbedaan antara hubungan koordinasi(majemuk setara) dan hubungan suboordinasi(majemuk bertingkat)! 

3. Berikan contoh-contoh kriteria kelugasan suatu kalimat(menurut Chear)! 

Jawab

1. konstituen adalah satuan unsur yang lebih kecil yang jika disusun dapat membentuk satuan baru yang lebih besar. Misalnya, fonem-fonem yang disusun sedemikian rupa akan membentuk sebuah morfem. Morfem yang bertemu dengan morfem lain akan membentuk sebuah kata. Kata yang bertemu dengan kata lain akan membentuk frase atau kata majemuk. Pertemuan frase dengan frase akan membentuk satuan baru yang lebih tinggi yaitu klausa atau kalimat. Demikianlah seterusnya. Konstituen langsung dalam contoh:

Anak kecil di sekolah itu bermain kelereng.

Anak kecil di sekolah itu dan bermain kelereng

Anak kecil di sekolah dan itu

Anak kecil dan di sekolah

Anak dan kecil

Di dan sekolah

Bermain dan kelereng

Maka, dalam contoh kalimat 2 terdiri atas lima konstituen yaitu (1) Anak, (2)kecil, (3) sekolah, (4) bermain, dan (5) kelereng. Kata preposis “di” dan kata Domensativa “itu” tidak termasuk konstituen dalam contoh kalimat 2 karena tidak dapat berdiri sendiri.

 Intonasi final adalah pola perubahan nada yang dihasilkan  pembicara pada waktu akhir mengucapkan ujaran atau bagian-bagiannya.contoh :

intonasi final : Introgatif

Modus interogatif, yaitu modus yang menyatakan pertanyaan

kalimat : Tidak boleh keluar melalui pintu itu?

2. Konjungsi koordnatif

Konjungsi ini sama seperti korelatif yaitu menghubungkan dua buah klausa yang sejajar, tetapi konjungsi ini hanya terjadi pada klausa-klausa yang sederhana.

Konjungsi subordinatif

Konjungsi ini menghubungkan dua buah klausa yang memiliki hubungan sintaksis yang tidak sama (bertingkat).

3. Menurut Chaer (2011: 55), keterangan tambahan harus terletak langsung disebelah kanan unsur yang diterangkan. Perhatikan contoh berikut.

Kenakalan remaja banyak menjadi bahan pembicaraan dalam masyarakat terutama mengenai penyalahgunaan obat terlarang.Subjek kalimat (112) adalah kenakalan remaja; predikatnya adalah banyak menjadi, dan objeknya adalah bahan pembicaraan dalam masyarakat. Lalu bagian terutama mengenai penyalahgunaan obat terlarang itu sebenarnya adalah keterangan tambahan pada unsur subjek.Jadi, seharusnya bagian itu diletakkan langsung di sebelah kanan kenakalan remaja, sehingga kalimat (112) akan menjadi kalimat (113) yang gramatikal.Kenakalan remaja, mengenai penyalahgunaan obat terlarang, banyak menjadi bahan pembicaraan dalam masyarakat terutama.